9 Juni 2014

Masih

Aku masih senang memperhatikanmu dari jauh, meskipun kau tidak pernah mengindahkanku. Masih hingga saat ini...

Aku masih senang melihat senyum manismu, meskipun senyummu mungkin untuk orang lain itu. Masih hingga saat ini...

Aku masih senang mengobrol denganmu, meski mungkin kau lebih senang menghabiskan waktu mengobrol dengannya. Masih hingga saat ini...
 
Aku masih senang menunggu kiriman pesan singkat darimu, meskipun kau sudah memiliki teman berkirim pesan singkat yang lain. Masih hingga saat ini..

Aku masih mengingat caramu tertawa, meskipun kau sekarang sudah memiliki teman tertawa yang lain. Masih hingga saat ini...


Aku masih senang untuk menemuimu, meski mungkin kau jenuh melihatku dan berharap orang lain yang datang. Masih hingga saat ini...

Aku masih senang menggenggam tanganmu, meski mungkin tidak sehangat bila kau menggenggam tangannya. Masih hingga saat ini..

Aku masih senang bisa menghabiskan banyak waktu denganmu, meski mungkin kau lebih senang menghabiskan waktu dengannya. Masih hingga saat ini...

Aku masih cemburu saat ada laki-laki lain mendekatimu, meskipun kau tidak tahu hal itu. Masih hingga saat ini...

Aku masih merindukanmu di banyak waktu, meskipun kau memberikan rindumu pada orang lain itu. Masih hingga saat ini...

Dan kamu masih ada di hatiku, meskipun kau mungkin sudah melepaskan hatimu dariku dan membuka hati pada yang lain. Masih hingga saat ini...

Yang jelas, aku masih padamu, meski mungkin kau sudah bersama yang lain. Masih hingga saat ini...




Tidak ada komentar:

Posting Komentar