21 November 2012

Catatan Kecil Kala Malam

Sepet..
Setidaknya itu yang dirasakan beberapa hari ini, terutama di bagian indera penglihatan. Jadwal yang cukup padat memang menyita banyak waktu lebih banyak untuk tetap terjaga. Di saat banyak orang masih dapat mencengkeram nikmatnya mimpi, ada juga orang yang kehilangan masa untuk menjemput mimpi indahnya. Tapi ya itulah namanya pilihan, memilih untuk terbangun dan menyudahi mimpi di pelukan kasur dan memulai mengarungi nyata dan kerasnya hidup menjadi pilihan..

Bukan hal yang mudah saat kita dihadapkan pada hal yang kita suka namun terbentur dengan kewajiban karena kita telah memilihnya. Seorang yang besar jelas akan mengesampingkan egonya dan memilih untuk memaksimalkan potensinya di kewajiban yang telah dipilihnya. Layaknya bulan yang selalu hadir di kala malam, para pejuang kehidupan jelas memilih untuk menjalankan kewajibannya ketimbang memilih untuk menikmati keegoannya.. Yaa sekali lagi karena semua itu adalah pilihan..

Menjadi seorang yang punya jabatan atau kewajiban lebih jelas akan memberikan lebih sedikit waktu untuk berleha-leha. Tapi percayalah, itu semua akan terbayar di masa yang akan datang. Jadi, manfaatkan masa kini dengan menanam bibit unggul agar kelak di esok hari ada buah segar yang dapat kita panen, yang itu adalah hasil usaha kita. Sedikit menghibur diri saja, karena semua itu cukup dijalani semaksimal mungkin dan tak perlu mengeluh..

Sebuah catatan di kala mata sepet ini ya semoga saja membekas... :D

18 November 2012

Hujan dan Frasa

Hujan...
Hari ini, hari Minggu... Hari dimana banyak orang menikmatinya dengan berlibur. Selalu ada perasan yang menerawang bagi sekelompok mahasiswa di tempat ini. Bukan karena hari ini Minggu dan tanggal merah tidak berasa merah, namun karena selalu ada bayangan tugas dan segala macam yang berhubungan dengannya yang menyesaki isi kepala..

Kembali ke hujan, hari ini bukanlah hari yang spesial namun bagi banyak orang hari minggu itu selalu ada, ya bukan untuk berlibur tapi untuk menikmati keindahan hujan tanpa disertai pikiran banyak tugas. Hujan terlihat sangat indah saat tidak ada pikiran yang memenuhi isi kepala,. Pikiran kosong itu terasa melegakan, dan rintik hujanlah yang memenuhinya..

Hujan itu selalu membawa kenangan yang selalu indah, karena memang ada kenangan indah yang berkaitan di dalamnya. Tentang seorang yang menyukai harum tanah kala hujan, maupun seseorang yang menyukai bunyi rintik hujan di kejauhan atap tempat ia berlindung. selalu ada senyuman yang tersungging dari bibirnya..
Ya, sedikit pengantar di awal pembuka blog ini...